Ilustrasi |
Menurut keterangan awak pesawat, pesawat gagal terbang karena terjadi kerusakan pada indikator penerbangan.
Pesawat harusnya terbang pukul 17.40 Wib dan diperkirakan sampai pukul 20 Wib di Kualanamu, Medan.
Pesawat GA 192 tersebut sudah sempat akan berangkat menuju run away, tapi langsung berhenti dan kembali ke tempat semula dan dinyatakan batal terbang.
Seluruh penumpang pesawat diminta turun dan akan diganti dengan pesawat Garuda Indonesia Airlines lainnya.
Salah satu penumpang menyatakan kekecewaannya atas kejadian kerusakan namun memberikan apresiasi kepada pilot pesawat yang langsung meminta kepada operator mengganti pesawat Garuda lainnya demi keselamatan penumpang.
"Saya menyesali terjadinya kerusakan ini sehingga saya harus terlambat kembali ke Kualanamu. Namun tetap memberikan apresiasi kepada pihak Garuda melalui pilotnya untuk langsung memindahkan penumpang kepesawat lainnya yang baik tanpa mengambil resiko untuk tetap memberangkatkan pesawat ini" ujar Marandus Sirait.
Marandus Sirait pun berharap untuk segera dapat terbang kembali supaya masih mendapatkan angkutan menuju kediamannya di Taman Eden 100 Lumbanjulu, Kabupaten Tobasa.
Tampak para penumpang saat ini masih menunggu panggilan oleh pihak Garuda dengan penggantian pesawat lainnya.